this blog will explain all of about my experiences

Kabur dari zona nyaman bagian-2

Belum Cukup Dengan Uang dan Internet


Okay guys, lanjut yaaaa dari cerita kemarin....


Kok belum cukup dengan uang? Trus kita mau beli apa? Trus mau makan apa? Mau makan pasir lu? Atau bayar pake daun? Hahahaaha ini pertanyaan-pertanyaan yang biasanya dilontarkan kepada ku bahwa kabur dari zona nyaman itu semuanya harus pake MONEY. Iya, mereka semua benar kita butuh uang untuk makan, penginapan, transportasi dan tentunya untuk oleh-oleh. biasanya ini para traveler kayak sultan yang suka borong oleh-oleh (hehehe).


Pada awalnya aku juga berpikiran sama seperti mereka bahwa aku butuh uang yang banyak untuk kabur kesana-kemari tapi setelah ketemu banyak orang dari couchsurfing aku mendapatkan wawasan baru tentang dunia kabur-kaburan (hahahha).


Ada yang tau aplikasi Couchsurfing? Coucsurfing adalah sebuah komunitas para pecinta jalan-jalan dari seluruh dunia, dan yang membuat komunitas ini jadi seru adalah kita bisa mempunyai teman dari berbagai penjuru dunia, cultural exchange, teman jalan-jalan, terus kita bisa nginap gratis yang diberikan oleh sesama member jika kita berkunjung ke kotanya. Penginapan gratis yang kita dapatkan bukan semata-mata tujuan kita memang mencari yang gratisan (hehe) tetapi, disana kita belajar tentang hal-hal baru dan juga ajang silaturahmi, Itung-itung nambah keluarga (hehehe). Selain itu member menyediakan tempat untuk menginap biasanya disebut dengan “Host”. Oiya, untuk tempatnya seadaanya aja, jangan malu kalo kita hanya mempunyai lantai dan beralas matras untuk mereka tidur, biasanya mereka tidak pernah complain soal itu yang penting bisa terhindar dari panas, hujan dan angin, itu aja cukup kok. Dan juga kita bisa mempromosikan wisata, budaya dan kuliner kepada para “Surfer” (traveler yang berkunjung). Nah...oleh sebab itu coucsurfing banyak diminati oleh orang-orang yang suka kabur dari penjuru dunia karena manfaat nya sungguuh luar biasa yang bisa kita dapatkan.  Disini aku bisa ketemu orang-orang baru yang berbeda agama, negara, kulit dan tentunya bahasa.



Source: Google

Perjuanganku tidak hanya sebatas menanyakan sesuatu hal kepada teman baruku tetapi rasa penasaranku sungguh besar aku sering menonton video di youtube dan membaca beberapa artikel semuanya tentang dunia kabur-kaburan (haha). Dengan ini, aku juga mendapatkan beberapa wawasan dan tips untuk kabur dari zona nyaman.


Setelah mendapatkan informasi semua itu, aku juga belum berani untuk kabur sendirian. Di kepalaku yang aku pikirkan pada saat itu adalah “pasti nenekku ngak mengizinkan klo kabur sendirian, pasti  diluar sana banyak orang  jahat, nanti kalo di copet, di culik, di tusuk trus di buang aja kejurang dan banyak lagi pikiran negatif yang terlintas dan membuatku cemas.


Bagaimana sih meghilangkan berpikiran negatif? Yaa...tentunya dengan berpikir positif (hahaha). Semua pikiran negatif itu hilang setelah aku membaca buku Dr. Ibrahim Elfiky (Maestro Motivator Muslim Dunia). Buku ini lah yang membuat aku bisa kabur dari zona nyaman. Itu sebabnya kenapa uang dan internet itu belum cukup untuk kabur, ada yang lebih penting dari 2 hal tersebut yaitu MINDSET (pola pikir). mindset adalah sekumpulan pikiran yang terjadi berkali-kali di berbagai tempat dan waktu serta di perkuat dengan keyakinan dan proyeksi sehingga menjadi kenyataan yang dapat di pastikan di setiap tempat dan waktu yang sama. Jika kita mempunyai 2 hal tersebut tapi kita tidak mempunyai mental pastinya itu tidak akan terjadi. Tetapi, jika mempunyai mental dan tidak mempunyai internet atau pun sedikit uang  itu akan bisa terjadi, In sya Allah. trust me you can do it by your self, nothing impossible. Sebagaimana kita lihat, segala sesuatu dalam hidup ini terbentuk dari mindset. Mindset terbentuk dari pikiran tertentu yang terjadi berkali-kali dan hasilnya di gunakan dalam kehidupan.1


Source: Google



Dalam hal ini Zeno berkata, “hidup adalah pantulan pikiran dan keyakinan anda. Untuk mengubah hidup, yang pertama kali harus anda lakukan adalah merubah pikiran dan keyakinan anda.” Dan juga George Bernard pernah berkata, “masalah yang muncul karena diriku sendiri lebih berbahaya daripada masalah yang muncul karena orang lain.” Karena itu, jika ingin mengubah sesuatu dalam hidup, mulailah dari pikiran yang membentuk file-file akalmu. Dengan demikian, hukum korespondensi akan bekerja menguntungkan, bukan merugikan. Ingat, Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum hingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri (al-Ra’d: 11).


Jadi, ngak harus takut lagi kan klo mau kabur walaupun ngak punya uang (kayak lagu aja)....diluar sana banyak orang baik, yang mau membantu dimanapun kita berada...positive thinking okayyyy...



Surat Dari Sahabat

Mulai hari ini:

Perhatikan pikiran kita sebelum berubah menjadi konsentrasi.

Perhatikan konsentrasi kita sebelum berubah menjadi perasaan.

Perhatikan perasaan kita sebelum sebelum berubah menjadi perilaku.

Perhatikan perilaku kita sebelum berubah menjadi hasil.

Perhatikan hasil yang kita dapatkan sebelum menentukan jalan hidup.


kita bukan label yang disandang oleh kita sendiri, dan bukan label yang disandang oleh orang lain pada kita.

Kita bukan kesedihan, kecemasan, kekhawawtiran, frustasi, atau kegagalan.

Kita bukan usia, berat badan, bentuk tubuh, atau warna kulit kita.

Kita bukan masa lalu, saat ini, dan masa yang akan datang.


Kita adalah makhluk yang paling sempurna yang diciptakan Allah.

Jika ada orang yang mampu mewujudkan sesuatu di dunia, kita pasti bisa mewujudkannya, bahkan bisa lebih baik.

Ingatlah bahwa malam awal bagi siang.

Musim dingin adalah awal bagi musim panas.

Penderitaan adalah awal bagi ketenangan.

Kesulitan adalah awal bagi kebaikan.

Sikap optimis pada kebaikan adalah awal kekuatan diri.

Karena itu, nikmati setiap waktu kita.

Anggaplah sebagai babak akhir kehidupan kita.

Hiduplah dengan cinta kepada Allah.

Hiduplah dengan meneladani akhlak Rasulullah SAW.

Hiduplah dengan cita-cita.

Hiduplah dengan perjuangan.

Hiduplah dengan kesabaran.

Hiduplah dengan cinta.

HARGAI KEHIDUPAN



Reference:
1 Terapi Berpikir Positif, Dr. Ibrahim Elfiky. Hal. 20-21

2 comments

  1. Alinea terakhir I like ..
    Lanjutkan mas

    ReplyDelete
  2. Biarkan jempol yg bicaraπŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ˜Š
    Semoga sukses selalu.

    #Salamlestari

    ReplyDelete


EmoticonEmoticon